CIFOR-ICRAF berfokus pada tantangan-tantangan dan peluang lokal dalam memberikan solusi global untuk hutan, bentang alam, masyarakat, dan Bumi kita

Kami menyediakan bukti-bukti serta solusi untuk mentransformasikan bagaimana lahan dimanfaatkan dan makanan diproduksi: melindungi dan memperbaiki ekosistem, merespons iklim global, malnutrisi, keanekaragaman hayati dan krisis disertifikasi. Ringkasnya, kami berupaya untuk mendukung kehidupan yang lebih baik.

Découvrez les évènements passés et à venir dans le monde entier et en ligne, qu’ils soient organisés par le CIFOR-ICRAF ou auxquels participent nos chercheurs.

CIFOR-ICRAF menerbitkan lebih dari 750 publikasi setiap tahunnya mengenai agroforestri, hutan dan perubahan iklim, restorasi bentang alam, pemenuhan hak-hak, kebijakan hutan dan masih banyak lagi – juga tersedia dalam berbagai bahasa..

CIFOR-ICRAF berfokus pada tantangan-tantangan dan peluang lokal dalam memberikan solusi global untuk hutan, bentang alam, masyarakat, dan Bumi kita

Kami menyediakan bukti-bukti serta solusi untuk mentransformasikan bagaimana lahan dimanfaatkan dan makanan diproduksi: melindungi dan memperbaiki ekosistem, merespons iklim global, malnutrisi, keanekaragaman hayati dan krisis disertifikasi. Ringkasnya, kami berupaya untuk mendukung kehidupan yang lebih baik.

CIFOR–ICRAF publishes over 750 publications every year on agroforestry, forests and climate change, landscape restoration, rights, forest policy and much more – in multiple languages.

CIFOR–ICRAF addresses local challenges and opportunities while providing solutions to global problems for forests, landscapes, people and the planet.

We deliver actionable evidence and solutions to transform how land is used and how food is produced: conserving and restoring ecosystems, responding to the global climate, malnutrition, biodiversity and desertification crises. In short, improving people’s lives.

¿Es la pérdida de turberas en Indonesia una advertencia para Perú? Una comparación sobre la magnitud y las causas de degradación de las turberas tropicales en dos países

Ekspor kutipan

Puntos claves

  • Indonesia y Perú albergan algunas de las áreas de turberas tropicales de tierras bajas más grandes. Las turberas en Indonesia están sujetas a mucho mayor actividad antropogénica que en Perú, lo que resulta en grandes emisiones de partículas y GEI.
  • Exploramos patrones de impacto en ambos países y comparamos los factores que predisponen a su degradación y conversión. Los impactos difieren enormemente entre las regiones de Indonesia y la Amazonía peruana, en el orden: Sumatra > Kalimantan > Papua > Perú.
  • Todos los impactos, a excepción de los incendios, estuvieron relacionados positivamente a la densidad poblacional.
  • La integridad actual de las turberas en Perú es producto de una confluencia de factores que ha frenado el desarrollo, sin barreras absolutas que las protejan de un destino similar a las de Indonesia.
  • Si el meta es mantener la integridad de las turberas peruanas, será necesario que las políticas gubernamentales reconozcan sus funciones y sensibilidades únicas.

Download:

DOI:
https://doi.org/10.17528/cifor/007491
Skor altmetrik:
Jumlah Kutipan Dimensi:

Publikasi terkait